Mulai dari jaman Kekasih Gelap hingga Pelakor, orang ketiga seakan selalu menjadi sosok yang paling bersalah dalam sebuah hubungan yang terisi lebih dari sepasang manusia. Entah di dalam media ataupun dalam kehidupan sehari-hari, pokoknya dalam perselingkuhan itu yang salah orang ketiga, titik.

Tapi sebelum kita masuk ke inti permasalahan, mari kita telaah sedikit tentang apa itu selingkuh. Dikutip dari Wikipedia, selingkuh merupakan istilah yang umum digunakan terkait perbuatan atau aktivitas yang tidak jujur dan menyeleweng terhadap pasangan, baik pacar ataupun suami isteri. Istilah ini umumnya digunakan sebagai sesuatu yang melanggar kesepakatan atas kesetiaan hubungan seseorang.

Nah, balik lagi, dalam artikel kali ini kami hendak memberikan sedikit penjelasan bahwa ternyata ga selamanya lho orang ketiga itu salah ketika pasangan kamu berselingkuh, sehingga kamu ga akan terbutakan dan jadi tahu siapa penjahat yang sebenarnya ketika suatu hari nanti ada sosok ketiga di dalam hubunganmu. Selamat menikmati dan mari cari tau siapa yang bersalah bersama-sama!

Kemungkinan Pertama: Salah kamu!

Eits, jangan langsung bersikap denial gitu. Hal ini bisa saja terjadi ketika diri kamu ga memperlakukan pasangan kamu dengan semestinya sehingga kekasih kamu pun secara terpaksa harus mencari sosok yang bisa memberikan dirinya rasa aman dan nyaman. Ketika hal itu terungkap, mungkin awalnya kamu kesel, tapi dalam hati mungkin kamu juga bakal sadar kok klo emang kamu salah. Jadi, ya, klo kamu mau jadi yang nomor satu di hati pasangan kamu, pastikan klo kamu melakukan hal yang sama ke pasangan kamu.

Ibaratnya, kamu adalah sebuah perusahaan penyedia servis, namun kamu memperlakukan klien kamu dengan tidak semestinya, entah secara komunikasi yang lamban, implementasi asal-asalan, hingga ke bagian performa yang buruk. Udah coba diomongin baik-baik, sih, tapi kamu tetep ga berubah sama sekali. Ya, wajar dong klo klien kamu memilih untuk mencari penyedia servis yang lain meskipun saat ini masih terikat kontrak dengan kamu.

Kemungkinan Kedua: Salah pasangan kamu!

Hal ini bisa terjadi ketika kamu telah memberikan segala yang terbaik untuk pasangan kamu namun ia masih saja menyalurkan afeksinya kepada orang lain tanpa menutup kemungkinan-kemungkinan untuk menjalin romansa dengan pihak lain. Mungkin memang membiarkan ia pergi bersama orang lain adalah pilihan terbaik.

Kemungkinan Ketiga: Salah orang ketiga!

Hal ini nyata adanya ketika kamu dan kekasih kamu telah menjaga hubungan kalian dengan baik serta selalu mencoba untuk menutup diri kalian dari hubungan romansa dengan pihak ketiga, namun orang ketiga tersebut tak pernah berhenti berusaha untuk mendapatkan hati kekasih kamu.

Saran kami, jika suatu hari kamu menemukan ceker kambing model begini, cobalah untuk memberi penjelasan dengan baik dan benar kepada orang tersebut. Namun, jika ia ternyata masih muncul lagi, ya, tonjok aja.

Okedeh, sekarang udah paham kan klo ga selamanya orang ketiga itu adalah pusat kesalahan dari sebuah hubungan cinta segitiga. Ya, pokoknya selalu inget, ketika kamu chattingan dengan seseorang dan kamu takut pasangan kamu mengetahuinya, itu aja udah bisa dibilang “selingkuh”, sih.

Leave a Reply